Strategi Berani Chelsea: Cara Tak Biasa Redam Korner Arsenal

2026-02-04 20:21:58 By Anthem

Arsenal tak disangkal lagi punya korner maut. Hingga kini belum ada cara yang benar-benar teruji menghentikan itu, tapi Chelsea bisa jadi sudah temukan cara.

 

Arsenal masih belum terhentikan dalam situasi set-piece musim ini, khususnya dari korner. Sejak musim lalu, Meriam London sudah mendapatkan total 53 gol dari situasi tersebut dan setidaknya 13 gol lebih banyak dari tim-tim lain di Premier League.

 

Hingga saat ini belum ada tim yang benar-benar menemukan cara untuk meredam kebiasaan Arsenal 'mengerubungi' kiper lawan. Tapi Chelsea menunjukkan sebuah gagasan yang nekat tapi menarik, ketika kalah 0-1 di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB pada leg kedua semifinal Carabao Cup.

 

Memang Chelsea kalah, tapi bukan dari situasi bola mati, dan The Blues dalam posisi mengejar ketertinggalan agregat satu gol sehingga harus ambil risiko lebih. Menghadapi korner-korner Arsenal malam tadi, Manajer Chelsea Liam Rosenior menginstruksikan tiga pemainnya untuk segera berlari ke depan saat eksekutor Arsenal hendak menendang.

 

Itu memaksa Arsenal bereaksi dan sejumlah pemain berlari mundur untuk mengantisipasi kalah jumlah dalam situasi serangan balik. Memang sebuah cara yang berisiko, tapi setidaknya hal ini mengurangi kepadatan pemain di sekitar Robert Sanchez.

 

Sebenarnya cara Chelsea memainkan psikologis ini bukan hal yang baru banget. Di bawah Enzo Maresca, mereka sempat melakukannya pada November tahun lalu dalam laga yang berkesudahan 1-1.

 

Malah kala itu Chelsea lebih nekat lagi karena bermain dengan 10 orang sejak Moises Caicedo dikartu merah pada menit ke-38. Sebagai catatan, gol Arsenal saat itu juga bukan dari korner atau set-piece.

 

Komentator Sky Sports yang juga eks gelandang Liverpool Jamie Redknapp menyebut taktik Chelsea sebenarnya amat berisiko. Mereka bertaruh pada ketepatan eksekusi Arsenal.

 

"Saya suka rencananya sih, tapi masalahnya adalah Enzo Fernandez jadi harus menjaga Gabriel dan punya jarak 10 yard untuk menyambut bola," kata Redknapp.

 

"Chelsea coba mencegah kepadatan di area itu, sementara Arsenal coba bikin kekacauan dari sana. Chelsea jelas punya rencana, tapi kalau Arsenal punya eksekusi yang tepat, Enzo Fernandez tak punya kans mengatasinya."

EMASPUTIHTOTO